Dosen THP IPB Berkiprah di KSTI 2025, Prof. Sugeng Raih Apresiasi dari Mendikbudristek

Dosen THP IPB Berkiprah di KSTI 2025, Prof. Sugeng Raih Apresiasi dari Mendikbudristek

Partisipasi dosen-dosen FPIK IPB University di forum nasional bertaraf internasional ini tegaskan komitmen terhadap kemandirian pangan Indonesia.

Bandung, 8 Agustus 2025 – Tiga dosen dari Departemen Teknologi Hasil Perairan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University berpartisipasi aktif dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2025 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB).

KSTI Indonesia 2025 merupakan forum strategis nasional yang mempertemukan ilmuwan, pemangku kebijakan, pelaku industri, akademisi, dan komunitas riset untuk menyusun peta jalan riset nasional. Acara dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia dan dihadiri oleh sejumlah menteri serta tokoh ilmuwan internasional, termasuk peraih Nobel (Nobel Laureate).


Peran Dosen THP IPB di KSTI 2025
  • Prof. Dr. Ir. Sri Purwaningsih, M.Si. dan Prof. Dr. Mala Nurilmala, M.Si. hadir sebagai panelis pada sesi Kemandirian Pangan Nasional yang berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025 pukul 15.00–17.00 WIB.

  • Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, M.Sc. menjadi salah satu pembicara utama (Scientist Speech) di sesi yang sama, membawakan materi berjudul “Pengurangan Substitusi Impor untuk Kemandirian Pangan.”



Apresiasi untuk Prof. Sugeng

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, M.Sc. menerima apresiasi langsung dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas kontribusi riset dan inovasinya yang dinilai berperan signifikan dalam penguatan kemandirian pangan nasional. Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas dedikasi beliau dalam menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan strategis bangsa.


Komitmen IPB untuk Kemandirian Pangan

Partisipasi dosen-dosen THP IPB University dalam forum prestisius ini mencerminkan komitmen institusi untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan melalui pengembangan sains dan teknologi. Keterlibatan mereka juga menegaskan kontribusi nyata IPB University dalam mendorong kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pembangunan Indonesia berbasis pengetahuan.