Dr. Eng. Safrina Dyah Hardiningtyas, S.Pi., M.Si.

Dr. Eng. Safrina Dyah Hardiningtyas, S.Pi., M.Si.

IPB University_Dr. Eng. Safrina Dyah Hardiningtyas, S.Pi., M.Si.-1

Dr. Eng. Safrina Dyah Hardiningtyas, S.Pi., M.Si.

Lektor Kepala (Pembina IV/a)
NIP. 19880416 201404 2 001


Divisi Bioteknologi Hasil Perairan

Departemen Teknologi Hasil Perairan
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Dr. Safrina Dyah Hardiningtyas merupakan dosen dengan keahlian di bidang bionanoteknologi hasil perairan, yang berfokus pada pemanfaatan biomaterial dan senyawa bioaktif dari sumber daya akuatik. Penelitiannya mencakup ekstraksi komponen bioaktif seperti kitin-kitosan dan polisakarida, serta pengembangan nanomaterial melalui pendekatan ramah lingkungan (green synthesis) menggunakan ekstrak biota perairan. Selain itu, beliau juga mengembangkan sistem penghantaran berbasis nano untuk enkapsulasi bahan aktif yang diaplikasikan dalam produk kosmeseutika dan farmaseutika. Riset yang dilakukan turut mencakup bioremediasi, biotransformasi menggunakan mikroba, serta inovasi metode ekstraksi modern seperti nanoselulosa dan deep eutectic solvent untuk menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan.

safrina_dyah@apps.ipb.ac.id

Profil Akademik

Doktor (Dr. Eng.)

Teknik Kimia dan Ilmu Material
Kyushu University
, Jepang (2018)

Magister Sains (M.Si.)

Teknologi Hasil Perairan
IPB University
, Indonesia (2012)

Sarjana (S.Pi.)

Teknologi Hasil Perairan
IPB University
, Indonesia (2010)

Bidang Keahlian

  • BioNanoteknologi Hasil Perairan

Topik Penelitian

  • Ektraksi komponen bioaktif, Kitin-kitosan, dan polisakarida
  • Biosintesis Nanomaterial menggunakan ekstrak tanaman perairan
  • Pengembangan system penghantaran untuk enkapsulasi bahan aktif untuk pengembangan produk kosmesutika dan farmaseutika
  • Bioremediasi & Biotransformasi

Penelitian Unggulan

  • Produksi Fungi-biopolymer (eksopolisakarida dan kitin-kitosan) (BIMA)
  • Pengembangan Nano-delivery system untuk bahan aktif
  • Green Synthesis Nanomaterial dengan menggunakan ekstrak biota hasil perairan
  • Ekstraksi biomaterial secara biologis (kapang laut atau enzim)
  • Biotransformasi komponen aktif menggunakan mikroba
  • Ekstraksi nanoselulosa dari tanaman perairan
  • Ekstraksi dan pemurnian bahan aktif menggunakan Deep eutectic solvent