+62 251-8622915​
thp.fpik@apps.ipb.ac.id

Menemukan Manfaat Cacing Laut untuk Diabetes

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Anisa Utami R. Zahra yang melakukan penelitian yang berjudul, “Karakteristik Kapsul Antidiabetes dari Ekstrak Cacing Laut (Shiponosoma australe)”

Jakarta, CNN Indonesia — Gejala diabetes melitus yang dikenal sebagai silent killer sering tidak disadari oleh penyandangnya dan saat diketahui sudah terjadi komplikasi. Pengobatan diabetes biasanya dilakukan dengan cara pemberian obat secara oral dan suntik hormon insulin.

Kecenderungan masyarakat saat ini untuk menerapkan pola hidup back to nature menjadikan obat herbal dengan bahan baku yang berasal dari alam banyak diminati. Hal inilah yang mendasari mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Anisa Utami R. Zahra melakukan penelitian yang berjudul, “Karakteristik Kapsul Antidiabetes dari Ekstrak Cacing Laut (Shiponosoma australe)”.

Anisa tergabung dalam tim proyek penelitian terkait cacing laut Sipuncula yang diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Sri Purwatiningsih, MSi dari Departemen Teknologi Hasil Perairan FPIK IPB. Anisa menerangkan bahwa penelitian ini dilakukan untuk menentukan kualitas bahan baku, komponen kimia pada ekstrak cacing laut, serta membuat sediaan obat yang sesuai dengan persyaratan mutu. Dalam hal ini dibuat sediaan kapsul.

Sebelumnya, ekstrak etanol cacing laut S. australe telah diuji secara preklinis memiliki aktivitas antihiperglikemik, namun pengembangan ekstrak menjadi obat yang terstandar belum dikaji lebih lanjut. “Penelitian ilmiah terkait pengembangan dan karakterisasi obat herbal terstandar dari ekstrak cacing laut S. australe perlu dilakukan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Read more >>>>>

Related Posts

Leave a Replay

THP FPIK IPB